Diduga Minimnya Pengawasan Dinas & Buruknya Pelayanan SMPN 1 Cigeulis 

Diduga Minimnya Pengawasan Dinas & Buruknya Pelayanan SMPN 1 Cigeulis 

Justice-post.com, Pandeglang, Banten | Tata cara sekolah menerima tamu dapat meliputi, Menyambut tamu dengan ramah dan sopan, Menanyakan keperluan tamu Memberikan informasi yang tepat Mengarahkan tamu ke tempat yang dituju, Memastikan tamu merasa nyaman,Mencatat dan mengecek data tamu, Memberikan tanda pengenal tamu,Menjaga kebersihan dan kerapihan.

Tapi anehnya saat awak media dan ketua lembaga Investigasi Negara (LIN) mengunjungi SMPN 1 Cigeulis dalam rangka konfirmasi kepihak sekolah terkait dugaan pungli berkedok iuran perpisahan dan iuran biaya praktek.Dan sudah naik pemberitaan di media ini,tapi sungguh sangat disayangkan pelayanan di SMPN 1 Cigeulis tersebut Disinyalir salah satu guru yang ditemui menyilah kan kami masuk kedalam kantor akan tetapi ia malah keluar tanpa permisi meninggalkan awak media. Dan pihak  Awak mediapun mengejar oknum guru tersebut mempertanyakan kenapa kami ditinggalkan,oknum guru tersebut mengatakan. "Saya mau pulang pak takut salah ngomong ujarnya.

Dan parahnya lagi saat awak media dan ketua lembaga Investigasi Negara (LIN) datang kesekolahan tersebut pada-Selasa/18/03/2025 terlihat jelas atap sekolah banyak yang bolong-bolong belum lagi lantai keramik banyak yang pecah tak terawat kemanakah biaya pemelihara yang dianggarkan dari dana BOS ?

Umaedi selaku ketua LIN DPC Pandeglang mengatakan."Saya sudah mintai tanggapan ke Sekdis pendidikan Pandeglang merangkap Kabid SMP via WhatsApp terkait,Dugaan pungli disekolah yang berkedok iuran perpisahan dan iuran praktek. Dan dalam pesan WhatsApp terhadap ketua LIN ia mengatakan. "Coba temuin saja ke sekolahnya walaupun tidak ketemu dengan kepala sekolah minimal ada guru yang bisa menjelaskan singkat dalam pesan WhatsApp tersebut.

Lanjut Umaedi mengatakan. "Saya komunikasi lagi dengan pihak Sekdis via pesan WhatsApp ia mengarahkan untuk menghubungi pihak Rayon dan ketua MKKS tapi sungguh sayang semua no kontak mereka tidak ada yang aktif.Kami meminta pihak inspektorat agar cek laporan pertanggung jawaban dana BOS sekolah tersebut kami menduga ada penyalah gunaan anggaran melihat kondisiku sekolah yang memprihatinkan Dan kami meminta pihak Pendidikan kabupaten Pandeglang untuk memanggil pihak kepala sekolah terkait dugaan pungli berkedok iuran perpisahan dan iuran praktek tegasnya. (Raey/Red)