Danramil 0106/Menes Mewakili Dandim 0601 Ikuti Acara Pembukaan Riang Riung Pandeglang Sadayana.
Pandeglang-Banten / pada Pada hari Jum'at-24-April-2026 sekitar Pukul 13.00 s.d 16.20 WIB, yang bertempat di Gedung Graha Pancasila ( GP ) Kabupaten. Pandeglang,Banten. Telah dilaksanakan Kegiatan Pembukaan Riang Riung Pandeglang Sadayana.
Selaku penanggung jawab kegiatan GUGUN GUMELAR ( Ketua Pelaksana ), Dengan estimasi jumlah yang hadir kurang lebih 100 ( Seratus ) Orang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya :
1. Hj. Raden Dewi Setiani., S.Sos. M.A ( Bupati Pandeglang )
2. Hj. Nuriah S.K.M., M.Si (Asda II Bidang Perekonomian dan Pemerintahan Kabupaten Pandeglang )
3. Kapten INF. Ibna Suhar ( Danramil 0601/ Menes Mewakili Dandim 0601/Pandeglang.
4. GUGUN GUMELAR ( Ketua Pelaksana )
5. Para peserta
6. Para tamu undangan lainya
Adapun Susunan acara dalam pembukaan
1.Pembukaan
2.Sambutan-sambutan :
3.Penampilan Seni Tari Uyung Luh
4.Tour Booth dari Pemkab
5. Dia
6. Penampilan Band Perfom :
a. CM2
b. AVC
c. Racun Tikus
d. Gardoe As
e. The Barkley
f. Simple Project
g. KPJ Pandeglang
h. Trash of Public
i. Jivas Music
j. Lugie and Friends
Gugun Gumelar selaku Ketua pelaksana dalam sambutannya mengatakan." Perayaan hari jadi ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang Kabupaten Pandeglang. Selama 152 tahun, kita telah melalui berbagai dinamika, tantangan, dan pencapaian. Semua itu menjadi bagian dari proses menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera tuturnya.
b. Kegiatan Riang Riung Pandeglang Sadayana ini menjadi simbol kebersamaan, kegembiraan, serta semangat gotong royong masyarakat Pandeglang. Melalui kegiatan ini, kita ingin mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah, serta mengangkat potensi budaya, seni, dan kreativitas masyarakat kita singkatnya.
Hj. Raden Dewi Setiani. S.Sos. M.A ( Bupati Pandeglang ) pun tak lupa memberikan sambutan." Perayaan hari jadi ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang Kabupaten Pandeglang. Selama 152 tahun, kita telah melalui berbagai dinamika, tantangan, dan pencapaian. Semua itu menjadi bagian dari proses menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Kegiatan Riang Riung Pandeglang Sadayana ini menjadi simbol kebersamaan, kegembiraan, serta semangat gotong royong masyarakat Pandeglang. Melalui kegiatan ini, kita ingin mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah, serta mengangkat potensi budaya, seni, dan kreativitas masyarakat kita ucapnya.
Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai penguat persatuan. Mari kita terus bergandengan tangan, bahu-membahu membangun Pandeglang agar semakin berkembang, berdaya saing, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya. Ucapan terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Semoga segala upaya yang kita lakukan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Pandeglang yang kita cintai tutupnya.
Kegiatan Riang Riung Pandeglang Sadayana dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Pandeglang ke-152 merupakan momentum penting yang tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan, melestarikan, serta mempromosikan potensi seni, budaya, dan kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan Riang Riung Pandeglang Sadayana diselenggarakan selama tiga hari dimulai dari tanggal 24 s.d April 2026.
Kapten inf ibna Suhar Danramil 0106/Menes Mewakili Dandim 0601 dalam kegiatan tersebut mengatakan kepada awak media." Kami dalam hal ini menekankan sinergi TNI-Pemda, apresiasi pembangunan, serta ajakan menjaga keamanan/kondusifitas wilayah. Dan atas nama Dandim kerap mendorong peningkatan pelayanan publik, kematangan daerah, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.
Harapan Kedepan: Mengajak elemen masyarakat (stakeholder) untuk memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan bersama.
Kondusifitas Wilayah: Menekankan pentingnya stabilitas keamanan sebagai modal dasar pembangunan pungkas kapten Inf Ibna Suhar.
Raey











