Janji Kesejahteraan vs Realita di Lapangan: Butuh Pengawasan, Bukan Sekadar Program

Janji Kesejahteraan vs Realita di Lapangan: Butuh Pengawasan, Bukan Sekadar Program

PANDEGLANG* 23 , Mie 2026– Banyak janji politik yang terdengar indah soal kesejahteraan rakyat. Namun di lapangan, kenyataan sering kali berbeda. Masih banyak warga yang harus bertahan dalam kondisi sulit sambil menunggu bantuan sosial nyampe 

Program-program pemerintah sebenarnya sudah ada dan digagas dengan tujuan mulia. Mulai dari bantuan sosial, subsidi, hingga program pengentasan kemiskinan. Tapi persoalannya bukan pada programnya, melainkan pada sistem pelaksanaan di lapangan yang masih butuh pengawasan ketat.

Tanpa pengawasan yang kuat, program yang baik bisa melenceng. Penyaluran tidak tepat sasaran, keterlambatan distribusi, hingga kebocoran anggaran masih jadi keluhan masyarakat.

“Garis kemiskinan masih nyata. Itu fakta yang belum bisa dibantah,” ujar salah satu warga di Pandeglang.

Kondisi ini jadi pengingat bahwa kesejahteraan rakyat tidak cukup hanya dengan wacana dan janji. Dibutuhkan komitmen nyata, transparansi, dan pengawasan berlapis dari pemerintah, lembaga pengawas, hingga masyarakat sipil agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak.

GWI menilai, apresiasi terhadap program pemerintah harus diimbangi dengan dorongan untuk perbaikan sistem. Karena tujuan akhirnya bukan sekadar angka di atas kertas, tapi perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.


M. Sutisna  

-