Mayat Nelayan Korban Laka Laut di Selat Sunda Berhasil Ditemukan Tim Gabungan
BANTEN - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair) bersama tim gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jasad korban kecelakaan laut (laka laut) yang terjadi di perairan Selat Sunda. Sabtu (25/04/2026)
Korban diketahui bernama Agus, seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut sejak Senin, 20 April 2026.
Menurut keterangan Bapak Yadi Koyod selaku Polmas Ditpolair, peristiwa bermula ketika korban berangkat melaut menggunakan perahu jenis katir/kincang bersama rekannya, Juhari, dengan tujuan menuju bagan (alat tangkap ikan).
“Setibanya di lokasi, korban melihat bagan miliknya hanyut terbawa arus. Korban kemudian berenang untuk menyelamatkan bagan tersebut,” ujar Yadi.
Namun nahas, saat berada di tengah laut, korban diduga diterjang ombak besar hingga tenggelam dan dinyatakan hilang. Upaya pencarian pun langsung dilakukan oleh tim gabungan sejak laporan diterima.
Setelah dilakukan pencarian selama lima hari, jasad korban akhirnya ditemukan pada Sabtu, 25 April 2026, di sekitar perairan Selat Sunda. Selanjutnya korban dievakuasi oleh tim gabungan yang terdiri dari Ditpolair, Basarnas, dan TNI Angkatan Laut.
Pihak berwenang mengimbau kepada para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, terutama dengan memperhatikan kondisi cuaca dan menggunakan alat keselamatan yang memadai.
Cepi umbara











