Kondisi Rumah Rumyana Warga Desa Margaluyu-Cimarga Roboh.Butuh Bantuan Semua Pihak.

Kondisi Rumah Rumyana Warga Desa Margaluyu-Cimarga Roboh.Butuh Bantuan Semua Pihak.

justice-post.com
Lebak-Bantek/Sungguh tragis jika melihat Kondisi rumah rumyana roboh dan sudah tak bisa di huni lagi, Ia tinggal Berdua dengan anak-anak nya yang masih duduk di bangku sekolah SDN. Warga kampung pedang  Desa margaluyu  Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak Provinsi Banten.Rabu/16/ 07/2025.

Rumyana semenjak rumahnya roboh ia mengisi saung gubuk milik ayahnya Yang sangat sempit. Bahkan rumah yang dinding terbuat dari bambu ini nyaris roboh juga karena tiang penyanggahnya yang terbuat dari bambu sudah pada lapuk kemakan usia. Tepatnya di kampung pedang. Dan disinyalir belum ada bantuan dari desa atau pihak dinas manapun.

Dan pengakuan dari Rumyana sudah setahun lebih kami juga tak mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah ujarnya.

Masih Rumyana menerangkan."Kerja juga kalo ada Yang nyuruh ke ladang aja kang, kalo gak ada yang nyuruh mah Seadanya aja yang sanggup di kerjain. Sudah lama gak ada, bantuan terahir itu waktu istri saya mendapatkan bantuan saat musim corona, bantuan berupa BPNT (Bantuan Pangan non Tunai) iungkap Pak rumyana kepada awak media.

Kondisi rumah pak rumyana Yang yang sudah tak bisa di pakai karena kondisinya roboh untuk tempat pun harus ikut ke orang tuwa yang tempatnya sangat kecil dan sempit untuk menghindari dari bahaya. 

“Kalo hujan turun yang sedih mah pak, sudah atapnya bocor air dari atap-atap rumah sebelum roboh pada masuk kedalam, ngerinya lagi tiang-tiang sudah pada doyong takut nya roboh doang,” ujar rumyana.

Pak rumyana dan anaknya tingal di rumah yang hampir roboh, Dan Dinding yang sudah pada bolong, saat kedatangan Wartawan  di Sambut tangis gembira oleh pak rumyana 

AMRI dari Lembaga LSM GMBI Kecamatan Leuwidamar mengaku merasa Prihatin melihat masih ada kondisi rumah warga di kampung Pedang Desa Margaluyu Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak, Yang seperti itu kondisinya juga kami menyayangkan pihak desa setempat yang terkesan tutup mata untuk Melihat Realitas yang ada di lingkungan nya.

“Saya gak tega melihatnya ironis, di kampung pedang  anggaran hampir desa yang seharunya bisa menyisihkan, tapi masih ada rumah Warga yang keadaannya Seperti ini, saya heran apa Pemerintah Desa margaluyu  dan Camat cimarga tidak tau? Terus Selama ini mata dan telinga Mereka di pake buat apa”,? Tegasnya.

Reporter: Pendi