Terima Laporan Warga Polsek Pulosari Polres Pandeglang, Terkait Jatuhnya Korban Berkendara Akibat Kabel Wifi

Terima Laporan Warga Polsek Pulosari Polres Pandeglang, Terkait Jatuhnya Korban Berkendara Akibat Kabel Wifi

Pandeglang, terjadi jatuhnya korban berkendara motor pada malam hari, tak lain terjerat kabel wifi.

Hal tersebut mengakibatkan resah bagi warga pengguna jalan, kejadian tersebut berlokasi dikampung Nangkapecang Desa Banjarwangi Kecamatan Pulosari Kabupaten Pandeglang Banten.

Menurut Rastono Kanit Intelkam Polsek Pulosari mengatakan, jika pihaknya menerima laporan dari warga. Jika saat malam hari terjadi kecelakaan tunggal di akibatkan terjerat kabel wifi yang berseliweran," kami menerima laporan dari warga kami, tentang terjadinya korban bermotor jatuh terjerat kabel wifi," ungkapnya kepada wartawan Rabu 15/04/2026.

Dari hasil laporan tersebut, pihak Polsek Pulosari langsung mendatangi lokasi kejadian," kami di instruksikan pimpinan kami, agar segera mendatangi tempat kejadian. Untuk menghimpun informasi lanjutan dari warga," terangnya.

Hasil yang didapati sementara, di ketahui jika korban warga Menes, saat ingin berpulang," semntara hasil informasi Warga yang di ketahui 2 orang, yaitu lelaki dan perempuan keliatanya suami istri dugaan kami. Kayaknya ingin menuju Menes," jelasnya.

Sementara dari hasil olah tempat kejadian, pihaknya sedang menghimpun keterangan," hal ini sudah di tangani oleh Kanit Reskrim kami, beliau akan menambahkan informasi kepihak korban di Menes," terangnya.

Hal itu juga membuat Ketua Umum Ormas PERPAM dan sekaligus tokoh masyarakat Pulosari H. Ade Imanudin SH. tokoh masyarakat Pulosari," terjadinya korban berkendara kabel wifi tersebut, menjadikan suatu keharusan, bagi pemerintah terkait untuk melakukan penertiban agar tak terjadi lagi korban tambahan," jelasnya.

Selain itu menurutnya, para pelaku Provider, agar lebih mengutamakan keselamatan masyarakat," kami meminta kepada para pelaku usaha Provider, agar bisa melakukan aturan yang ada.usahakan kabel jangan bersemraut di jalan raya," ujarnya.

Selaku praktisi hukum juga beliau sangat menyayangkan, dengan adanya bahasa dari salah satu pelaku usaha Provider," kami sangatlah menyayangkan, dengan adanya bahasa dari pelaku usaha Provider tadi. 
Salah satu pemilik perusahaan wifi malah menyalahkan para pengguna jalan, dgn mengatakan pembawa motor  tidak punya mata, sehingga menabrak kabel wifi yg melintas jln tersebut. Apa di benarkan bahasa tersebut," jelas praktisi hukum.

Sementara sampai berita ini di tayangkan, pihak pemilik provider belum dapat terhubung.


RC