Merawat Tradisi di Era Digitalisasi, Menuju Kader Ansor Masa Depan
Justice-post.com
Pandeglang / SMK La Tahzan Munjul menjadi saksi pelaksanaan kegiatan bertema “Merawat Tradisi di Era Digitalisasi, Menuju Kader Ansor Masa Depan”. Acara ini dihadiri berbagai unsur pimpinan wilayah, mulai dari MWCNU Munjul, Danramil, Kapolsek, Camat Munjul, Lurah Desa Munjul, tokoh-tokoh kiyai Munjul, serta instruktur dan pengurus PC, termasuk perwakilan dari PAC Ansor Patia.
Dalam kesempatan ini, Irfa Agnia Fiddini, selaku Sekretaris PAC GP Ansor Munjul, menegaskan bahwa tantangan kaderisasi Ansor di era digital harus dijawab dengan gerakan yang tersusun, kokoh, dan tetap menjaga nilai-nilai tradisi pesantren.
Ketua Pelaksana, Yusuf Bachtiar, menjelaskan bahwa peserta kegiatan ini menyasar para santri dari pondok pesantren di Kecamatan Munjul, pemuda masyarakat Munjul, serta aparat non-sipil. Menurutnya, antusiasme peserta di tahap awal kegiatan sangat tinggi, ditambah respons positif dari unsur Muspika Munjul dan para kiyai setempat.
“Kami merasa sangat percaya diri karena dukungan dari berbagai tokoh wilayah begitu kuat. Harapan kami peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai, lalu mengabdikan diri kepada organisasi Ansor dan Nahdlatul Ulama. Kami ingin mencetak kader Ansor yang siap tanggap, mandiri, dan militan,” ujar Yusuf Bachtiar.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kaderisasi GP Ansor Kecamatan Munjul, sekaligus membuktikan bahwa tradisi dan teknologi bisa berjalan beriringan untuk membentuk generasi Ansor masa depan yang adaptif dan berkarakter.
Red











