Rencana Perpisahan SMA 6 Pandeglang Memakan Korban -- GWI: Diduga Lemahnya Pengawasan Dinas Dan Pihak Sekolah Abaikan Himbauan
Justice-post.com
Pandeglang-Banten / SMAN 6 Pandeglang berlokasi di Jl. Pendidikan No. 2, Kp. Ciekek Karaton, Kelurahan Karaton, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Rencana akan mengadakan acara perpisahan angkatan 12 di tahun 2026 Tapi naas malah menimbulkan musibah yang menyebabkan disinyalir 3 orang terluka dan di bawa ke UGD.
Disinyalir besi panggung yang rencananya untuk panggung acara perpisahan roboh dan menimpa tiga orang pada sabtu-24-01-2026 dan pihak media masih mencari informasi sejauh mana keadaan korban saat ini.
Tapi sialnya kepala sekolah SMA 6 Pandeglang saat di konfirmasi oleh Gabungannya Wartawan Indonesia tidak memberikan klarifikasinya malah memilih bungkam.
Ahmad Umaedi ketua lembaga investigasi Negara (LIN) angkat bicara." Kami sangat menyayangkan sikap kepala sekolah yang seolah olah menutupin kejadian ini karena kami juga berusaha untuk meminta keterangan dari pihak kepsek via WhatsApp tetapi ia tak merespon ada apa ini ucap ketua LIN pandeglang.

Raeynold Kurniawan ketua Gabungannya Wartawan Indonesia (GWI) DPC Pandeglang pun mengomentari.". Kan sudah jelas ada himbauan dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten yang melarang keras sekolah (SMA, SMK, SKh) mengadakan perpisahan, wisuda, atau study tour, Karena pasti biaya akan membebani orang tua murid. Kenapa pihak SMA 6 Pandeglang malah mengadakan acara tersebut. Nanti disaat ditegur alasannya pasti inikan disekolah acaranya kecil tidak mewah, ini bahasa yang basi kami dengar tegas ketua GWI pandeglang.
SMA 6 Pandeglang kita lihat dari segi panggung acara yang akan diadakan buat perpisahan ini tergolong mewah ini bukan acar kecil tetapi memang mewah, Biaya dari mana telusuri lebih dalam dan ini tugas pihak dinas agar tidak tutup mata,Tanya semua wali murid satu satu. Kami meminta pihak dinas jangan tutup mata dalam hal ini,bila seperti ini sudah memakan korban siapa yang mau disalahkan . Yang jelas dugaan kami pihak dinas lalai pihak sekolah langgar aturan pungkas ketua GWI pandeglang.
Sampai berita ini di terbitkan belum ada klarifikasi resmi terkait musibah ini baik pihak sekolah maupun pihak dinas.Dan pihak media membuka ruang selebar lebarnya bagi semua pihak yang akan memberikan klarifikasi terkait dengan kejadian tersebut.
Isak











