‎UPT Puskesmas Parungsari Gelar Lokakarya Mini Bulanan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Pelayanan Kesehatan ‎

‎UPT Puskesmas Parungsari Gelar Lokakarya Mini Bulanan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Pelayanan Kesehatan  ‎

‎LEBAK, BANTEN — UPT Puskesmas Parungsari, Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, terus memperkuat koordinasi internal serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan.

‎Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan tersebut menjadi wadah bagi jajaran Puskesmas Parungsari untuk mengevaluasi capaian kinerja, mengidentifikasi berbagai kendala pelayanan, mencari solusi secara bersama-sama, sekaligus menyusun rencana kerja dan target pada bulan berikutnya.

‎Lokakarya Mini Bulanan dipimpin oleh Kepala UPT Puskesmas Parungsari dan diikuti oleh seluruh unsur pelayanan serta staf puskesmas. Peserta di antaranya dokter, perawat, bidan, penanggung jawab program, tenaga farmasi, laboran, staf administrasi, hingga perwakilan Puskesmas Pembantu dan Poskesdes di wilayah binaan.

‎Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan arahan Kepala Puskesmas, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan capaian bulanan dari masing-masing klaster atau program, baik Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) maupun Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP).

‎Capaian tersebut selanjutnya dievaluasi dengan membandingkannya terhadap target program dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Berbagai hambatan yang ditemukan di lapangan kemudian dibahas melalui diskusi bersama untuk mendapatkan langkah penyelesaian yang tepat.

‎Pembahasan juga mencakup penyusunan rencana kegiatan bulan berikutnya, termasuk penetapan prioritas, pembagian tugas, jadwal pelaksanaan, serta penguatan koordinasi antarprogram dan unit pelayanan.

‎Sejumlah aspek pelayanan menjadi bagian dari ruang lingkup evaluasi, antara lain capaian indikator kesehatan masyarakat, pelayanan dasar, imunisasi, program gizi, kesehatan ibu dan anak, penyakit menular maupun tidak menular, serta kesehatan lingkungan.

‎Selain itu, pelayanan rawat jalan, sistem rujukan, BPJS/P-Care hingga pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) turut menjadi bagian yang diperhatikan dalam evaluasi.

‎Puskesmas juga melakukan persiapan terhadap sejumlah kegiatan kesehatan yang bersifat khusus, seperti Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), pemberian Vitamin A, pemberian obat cacing dan kegiatan kesehatan lainnya.

‎Tidak hanya persoalan program, forum tersebut juga menjadi ruang untuk membahas berbagai kendala yang berkaitan dengan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, anggaran, maupun kebutuhan yang perlu dikoordinasikan dan diusulkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.

‎Hasil pembahasan selanjutnya dituangkan dalam notulen dan berita acara sebagai bagian dari dokumentasi serta bahan pelaporan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.

‎Melalui Lokakarya Mini Bulanan, UPT Puskesmas Parungsari berupaya memastikan setiap persoalan pelayanan dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti secara terarah. Evaluasi berkala juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama antarpetugas sehingga pelayanan kepada masyarakat di wilayah binaan semakin optimal.

‎"Melalui Lokakarya Mini Bulanan, UPT Puskesmas Parungsari terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat di wilayah binaan dengan semangat Lebak Ruhay — Harmonis, Empatik, Bersih, Aman, Tangguh," demikian komitmen yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. ( Iyan / Red )