ABPEDNAS Turun Langsung Survei Jalan Poros Sindang Hurip–Sukarame, Dorong Percepatan Pembangunan Akses Pertanian
Justicepost.com , LEBAK I Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) melakukan peninjauan sekaligus survei lapangan terhadap kondisi Jalan Utama Desa (JUT) yang menghubungkan Desa Sindang Hurip dengan Desa Sukarame, Kabupaten Lebak, Banten, pada Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memetakan kondisi riil di lapangan sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga di wilayah Lebak Selatan.
Kondisi Jalan Memprihatinkan
Berdasarkan hasil survei, sebagian besar ruas jalan masih berupa tanah merah dan belum mendapatkan pengerasan maupun pengaspalan secara permanen. Di sejumlah titik, jalan mengalami kerusakan cukup parah dengan permukaan yang berlubang, bergelombang, dan sulit dilalui kendaraan.
Saat musim hujan, jalan berubah menjadi berlumpur dan licin sehingga menghambat mobilitas masyarakat. Sebaliknya, pada musim kemarau, debu tebal yang beterbangan mengganggu kenyamanan serta kesehatan warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Akses Vital bagi Perekonomian Pertanian
Jalan poros Sindang Hurip–Sukarame memiliki peran strategis sebagai jalur utama distribusi hasil pertanian dari wilayah Lebak Selatan menuju pusat-pusat perdagangan.
Namun, kondisi jalan yang rusak mengakibatkan berbagai kendala, di antaranya:
- Sulitnya pengangkutan hasil panen seperti padi, singkong, kelapa, dan komoditas pertanian lainnya.
- Meningkatnya biaya transportasi sehingga berdampak pada menurunnya nilai jual hasil panen.
- Kendaraan pengangkut hasil pertanian kerap mengalami kerusakan akibat kondisi jalan yang tidak memadai.
- Terhambatnya pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar.
Warga Berharap Pemerintah Segera Bertindak
Masyarakat menyambut positif kegiatan survei yang dilakukan ABPEDNAS dan berharap hasil peninjauan tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah.
Warga meminta Pemerintah Kabupaten Lebak, Pemerintah Provinsi Banten, hingga Pemerintah Pusat untuk segera merealisasikan pembangunan jalan secara permanen agar akses ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih baik.
«"Kalau jalannya sudah bagus, hasil tani kami bisa lebih cepat sampai ke pasar, biaya angkut berkurang, dan harga jual hasil panen bisa lebih baik. Kami berharap pemerintah segera membangun jalan ini," ujar salah seorang perwakilan warga.»
Diharapkan Menjadi Prioritas Pembangunan
Melalui hasil survei tersebut, ABPEDNAS berharap Jalan Poros Sindang Hurip–Sukarame dapat masuk dalam daftar prioritas pembangunan infrastruktur daerah. Pembangunan jalan ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan konektivitas wilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, menekan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Lebak Selatan. ( Red )

Justicepost 









