BUMdes Pasirdurung Disinyalir Gelapkan Anggaran Penanaman Jagung -- GWI: Wajib Audit Total Anggaran DD.
Justice-post.com
Pandeglang-Banten / Pengelolaan budidaya jagung melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) dalam program ketahanan pangan (sering disingkat Ketapang) bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara mandiri.
Tapi sialnya BUMdes Pasirdurung Kecamatan Sindangresmi kabupaten Pandeglang-Banten disinyalir gelapkan anggaran Penanaman jagung.
Sekertaris Desa (Sekdes) Pasirdurung saat di konfirmasi oleh Gabungannya Wartawan Indonesia (GWI) DPC pandeglang ia mengatakan." Bahwa benar kegiatan untuk jagung belum terealisasi, Kalau dari dari desa sudah di transfer ke rekening BUMdes dan karena tidak ada lahan akhirnya itu di SILPA kan tapi untuk laporan resmi ke dinas memang belum. Dan yang saya tahu usulan kegiatan Ketapang itu ada 3 kegiatan, Ada penanaman pohon pisang,Jagung dan padi urainya.
Berhubung jagung ini belum terealisasi itu kan anggaran masih ada di rekening BUMdes dan kami juga sudah koordinasikan dan anggaran tersebut akan masuk SILFA yang penting uang tersebut tidak di pakai BUMdes. Karena kalau pengambilan uang ya biasanya ada konfirmasi dulu dengan pihak desa dulu dan pihak desa sudah transfer semua ke BUMdes untuk kegiatan Ketapang sesuai dengan anggaran ketapang, Untuk pisang sudah terlaksana bentar lagi panen terangnya.
Tapi anehnya hal tersebut berbanding terbalik dengan pengakuan narasumber yang bisa dipercaya yang tak mau disebutkan inisialnya ia menjelaskan." Anggaran KETAPANG kegiatan penanaman jagung yang dikelola oleh BUMdes pasirdurung itu anggarannya sudah dicairkan tapi tidak ada kegiatannya, Waktu kemarin ada monitoring juga itu sempat di marah-marah, Yang akhirnya suruh mengembalikan itu uang tuturnya.
Ketua BUMdes Pasir durung saat di konfirmasi via pesan WhatsApp anehnya ia malah mengirim no kontak bendahara sambil mengatakan." itu no bendahara, Soalnya saya tidak tau bab itu tidak pernah ikutan singkatnya.
Raeynold Kurniawan ketua GWI Pandeglang angkat bicara." Kuat dugaan kami ini sudah ada indikasi KKN,Karena ketahuan akhirnya disuruh pulangin itu anggaran tegasnya.
Lanjut ketua GWI pandeglang mengatakan." Semestinya pihak Muspika kecamatan yang monitoring kalau tau itu sudah ada kejanggalan seperti itu,proses laporkan bukannya seolah olah di lindungi atau di tutup tutupin ada ini. Pantas pada berani melakukan KKN kalau diduga pihak dinas terkaitnya tidak ada ketegasan, Enak dong semua akan korupsi bila ketahuan cuman di pulangkan tidak ada efek yang bikin jera. Jadi kami minta baik pihak dinas terkait dan APH wajib tegas dalam hal ini dan kami akan kawal hal ini sampai ada titik terang, Apalagi pihak ketua bumdes tidak mengerti tentang kegiatan BUMDES ada apa ini kami minta dinas terkait agar anggaran Dana desa Pasirdurung di audit total karena banyak sekali kejanggalan pungkasnya.
Isak











