Gelap Penerangan Puskesmas Sadang, Bukan Kesengajaan Tapi Pas Mati Lampu.

Gelap Penerangan Puskesmas Sadang, Bukan Kesengajaan Tapi Pas Mati Lampu.

Pandeglang-April-2026 ---- Investigasi GWI menerima dan mempublikasikan hak jawab dari pihak Puskesmas Sadang, Cibaliung Pandeglang, Banten terkait pemberitaan Sekitar Area Puskesmas diduga minim penerangan dan gelap.

Pihak puskesmas Sadang Kecamatan Cibaliung melalui humasnya memberikan klarifikasi kepada pihak Tim investigasi GWI pandeglang yang isinya: Pihak Puskesmas Sadang membenarkan bahwa kondisi semalam sempat gelap. Namun dijelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi saat mati lampu di wilayah tersebut. Pihak Puskesmas menyampaikan komitmen akan mengoptimalkan penerangan UGD Dan sekitarnya untuk kedepannya demi pelayanan maksimal kepada masyarakat.

M Sutisna tim investigasi GWI menyampaikan." Kami sangat mengapresiasi dan menghormati hak jawab Puskesmas Sadang sesuai UU Pers No. 40/1999. Ini bukti demokrasi berjalan.  ujar M Sutisna.


Untuk langkah kedepan,kalau mati lampu adalah force majeure. Tapi hak tanya  Apakah Puskesmas Sadang punya genset backup sesuai standar Kemenkes? Apakah ada anggaran pemeliharaan listrik & genset di APBD/APBN? Kalau ada, perbaiki supaya pelayanan menjadi bermutu dan akuntabel tegas M.Sutisna.

Dinkes Pandeglang buka data RKA anggaran listrik & genset Agar pelayanan di setiap Puskesmas,tidak terhambat.

GWI" Juga berharap terhadap realisasi anggaran pemeliharaan fasilitas kesehatan dasar. 

 Komitmen "optimalkan penerangan" harus ada timeline jelas.
 1x24 jam genset wajib standby dan optimal. 

Sikap GWI:

"Kami terima klarifikasi mati lampu. Tetapi kedepan nya minta di optimalkan penerangan 
Untuk mewujudkan terciptanya layanan yang prima.
Pungkas M Sutisna.

Peraturan 
Dasar Hukum: 

1. UU Pers No. 40 Tahun 1999 Pasal 1 ayat 11 & Pasal 5 ayat 2:* Tentang Hak Jawab. 
2. PMK No. 75 Tahun 2014: Standar Puskesmas wajib punya sumber listrik cadangan. 
3. UU No. 36 Tahun 2009: Tentang Kesehatan, Pasal 54: Faskes wajib siaga 24 jam.

"GWI Menilai atas peristiwa ini suatu pembelajaran bagi kita semua,jangan sampai terjadi berulang-ulang, kami tegaskan keritik "GWI, salasatu bentuk solidaritas mendorong untuk wujudkan pelayanan yang lebih baik terhadap akses kesehatan,

Isak