Jendela Rusak,Cat Mengelupas, Perawatan BOS SMPN 2 Pulosari di Pertanyakan.
Pandeglang-Banten /Perawatan rutin berguna untuk efisiensi anggaran, mencegah bangunan rusak parah serta biaya pembangunan yang justru lebih mahal. Hal itu bisa dilakukan dengan perawatan rutin dari dana BOS.
Biaya pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah dari Dana BOS Reguler dibatasi maksimal 20% dari total pagu alokasi dalam satu tahun anggaran. Dana ini ditujukan untuk perbaikan ringan, seperti pemeliharaan prasarana lahan, bangunan, ruang, serta penyediaan fasilitas bagi peserta didik disabilitas.
Detail Penggunaan Dana BOS untuk Perawatan (Tahun Anggaran 2025/2026):
Maksimal 20%: Perbaikan komponen bangunan (atap, lantai, dinding), perbaikan meubelair, instalasi air/listrik, dan pengecatan.
Perbaikan Ringan: Termasuk perbaikan sound system, service komputer/laptop, dan sarana olahraga.
Catatan: Tidak untuk pembangunan gedung baru atau renovasi berat yang memerlukan kontraktor khusus (di luar kapasitas dana BOS). Dan sialnya anggaran perawatan yang dianggarkan dari dana BOS SMPN 2 Pulosari kabupaten Pandeglang dipertanyakan.
Pasalnya." Saat awak media media mendatangi lokasi sekolah Terlihat jendela ada yang rusak, Cat sekolah mengelupas, hal ini jadi pertanyaan publik dikemanakan Anggaran Perawatan dari dari BOS.
Salah satu warga sekitar mengatakan kepada awak media ini." Kalau murid lumayan banyak disini mah pak, Kalau untuk perawatan sekolah kami juga kurang faham pak, ya begitulah kondisi nya tutur salah satu warga sekitar.
Ian salah satu pimpinan redaksi media online mengatakan." Melihat kondisi sekolah banyak yang rusak dan kalau dilihat jelas itu bukan rusak berat, Bisa dianggarkan dari BOS untuk perawatan.Semestinya pihak sekolah melakukan perbaikan jangan sampai rusak parah tegasnya.
Kalau pihak sekolah sengaja tidak mau melakukan perawatan dengan tujuan bila nanti sudah parah akan masuk anggaran rehab total itu juga sudah tidak benar, Lalu Anggaran Dana BOS untuk perawatan dikemanakan saja,Jangan cuman diatas kertas tapi tak ada realisasinya pungkas Ian.
Sampai berita ini di terbitkan belum ada klarifikasi resmi dari pihak sekolah dan media memberikan ruang selebar lebarnya untuk pihak sekolah memberikan klarifikasinya.
Ian











