Menghormati Jiwa Pengabdian: Ormas Jawara Banten Bersatu Ucapkan Selamat dan Apresiasi dalam Momentum Hari Perawat Internasional 2026

Menghormati Jiwa Pengabdian: Ormas Jawara Banten Bersatu Ucapkan Selamat dan Apresiasi dalam Momentum Hari Perawat Internasional 2026

Lebak - Pada momen bersejarah yang jatuh setiap tanggal 12 Mei, seluruh dunia memperingati Hari Perawat Internasional sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mulia para profesional kesehatan yang tak kenal lelah dalam melayani masyarakat. Tahun 2026 ini, Ormas Jawara Banten Bersatu (JBB) DPC Wanasalam turut serta menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh perawat di wilayah Banten, sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas peran vital mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Dalam perayaan kali ini, Iyan Mulyana, selaku Ketua DPC Jawara Banten Bersatu (JBB), secara tulus menyampaikan apresiasi kepada seluruh perawat yang selama ini menunjukkan dedikasi, kasih sayang, dan profesionalisme mereka dalam merawat pasien di seluruh penjuru daerah. Ia menegaskan bahwa Hari Perawat Internasional tidak hanya sekadar peringatan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pelopor dan pahlawan kesehatan, termasuk sosok legendaris Florence Nightingale yang menjadi pelopor dalam profesi perawat.

“Perayaan ini merupakan penghormatan kepada para perawat yang dengan sepenuh hati berjuang memperjuangkan keselamatan dan kesehatan rakyat. Saya sangat mengapresiasi pengorbanan dan kasih sayang yang mereka berikan setiap hari, tanpa mengenal lelah maupun luka. Mereka adalah garda terdepan yang menyelamatkan nyawa dan mewujudkan masa depan bangsa yang sehat dan berkualitas,” ungkap Iyan dalam sambutannya.

Tema tahun 2026 ini, yakni "Perawat Kita, Masa Depan Kita, Perawat yang Berdaya Menyelamatkan Nyawa," diangkat untuk menegaskan bahwa perawat bukan hanya sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam pembangunan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Tema ini mengingatkan kita semua bahwa keberhasilan dalam dunia kesehatan sangat bergantung pada peran serta dan semangat para perawat yang terus berinovasi dan berdaya dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk situasi darurat dan pandemi yang belum lama berlalu.

Sebagai bagian dari keikutsertaan dalam memperingati Hari Perawat Internasional, JBB juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan lembaga terkait untuk terus mendukung dan memperkuat peran serta para perawat melalui berbagai bentuk apresiasi dan pengembangan kapasitas. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan kualitas layanan yang mereka berikan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya.

Mengakhiri pernyataannya, Iyan Mulyana berpesan agar semangat pengabdian dan kasih sayang para perawat tetap menyala sebagai pilar utama dalam pembangunan bangsa. “Mari kita bersama-sama menghargai dan memuliakan pengorbanan para perawat. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang selalu setia dalam mendampingi masyarakat melewati setiap tantangan kesehatan,” tutupnya.

Dengan suasana penuh hormat dan apresiasi, mari kita tingkatkan perhatian terhadap profesi mulia ini, karena di tangan mereka masa depan kesehatan bangsa berakar kuat dan bercahaya.

Iyan