Diduga Banyak Kejanggalan Dalam Pengunaan Dana Desa, Aktivis KOMPAK Laporkan 10 Desa Se Cipeucang Ke BPK RI

Diduga Banyak Kejanggalan Dalam Pengunaan Dana Desa, Aktivis KOMPAK Laporkan 10 Desa Se Cipeucang Ke BPK RI

Banselpos.com, Pandeglang, Banten | Aktivis Komuditas Masyarakat Pandeglang Pemerhati Kebijakan (KOMPPAK) akan layangkan Laporan Pengaduan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten untuk melakukan audit khusus terhadap 10 Desa di Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang karena diduga telah melakukan penyimpangan penggunaan dan pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2022-2024.

Menurut Ketua Presidium KOMPPAK Sofyan Rahmatin, Inspektorat atau BPK RI harus segera mengambil sikap dan melakukan audit khusus untuk menginvestigasi dugaan penyimpangan tersebut. “Kami dorong Inspektorat dan BPK RI untuk segera mengambil sikap sebelum timbul kerugian negara yang lebih besar lagi,” ucapnya

Kami juga mendukung Inspektorat untuk melakukan audit khusus terhadap 10 Desa Se Kecamatan Cipeucang. “Dokumen di SPJ nya mulai dari tahun 2022-2024 diduga bermasalah, sehingga untuk membuktikan kebenarannya harus dilakukan audit khusus,” tegasnya

Sofyan, menegaskan bahwa hasil investigasi tim KOMPPAK menemukan banyak masalah dalam penggunaan dan pengelolaan ADD dan DD di 10 Desa se Kecamatan Cipeucang. “Fakta lapangan yang ditemukan ada dugaan pembelian Paving Block yang dikoordinir Oleh satu orang pengusaha, dan Standarnya diragukan".

Bahwa dugaan penyimpangan itu sering terjadi karena lemahnya pengawasan BPD dan tidak ketatnya inspektorat melakukan pemeriksaan. “Kami meminta kepada inspektorat dan BPK RI Perawkilan Abnten untuk tanggap terhadap keluhannya masyarakat, bukan menunggu pengaduan atau laporan baru berbuat dan bertindak,” pintanya

Dengan ini kamj mendesak Inspektorat dan BPK RI untuk segera melakukan audit khusus terhadap 10 Desa Se Kecamatan Cipeucang untuk menginvestigasi dugaan penyimpangan penggunaan dan pengelolaan ADD dan DD sehingga memimilik kepastian hukum yang jelas, tutupnya.

Hasil temua yang dilakukan oleh Tim secara sampel di Desa Curug Barang, terkait Pembangunan dan Pemasangan Paving Block di jalan Poros Desa yang terletak di kampung Parakan Teluk Desa Curugbarang Kecamatan Cipeucang kabupaten Pandeglang Propinsi Banten diduga asal jadi dan Kualitas Paving Blok di ragukan.

Pasalnya Nampak dengan jelas Kastin serta Paving Block bahan matrial Yang digunakan pun diduga tidak berkualitas alias tidak bermutu, Papan informasi anggaran pun yang seharusnya terpampang di lokasi ini tidak terlihat. 

Padahal menurut informasi dari salah satu aparatur Desa Curugbarang, "Bahwa bangunan Paving Block yang di bangun di kampung Parakan Teluk itu bersumber dari Dana Desa (DD) tahap 1 tahun 2025 masalah besar kecil anggarannya saya tidak tahu silahkan saja bapak tanya ke pa lurah" Ungkapnya.

Sementara itu ketika tim konfirmasi salah satu pekerja yang tidak mau di sebutkankan identitasnya menerangkan terkait pekerjaan "Saya borongan pak saya cuma dibayar per- meter Rp. 15.000" terangnya. (Ira/Red)