Jalan Utama Desa Sukatani Lebak Rusak Parah, Warga Minta Pemerintah Pusat Segera Turun Tangan
Justicepost.com LEBAK I Kondisi jalan utama di Desa Sukatani, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, semakin memprihatinkan. Ruas jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer yang menjadi akses vital bagi ribuan warga kini dipenuhi lubang, permukaannya rusak berat, dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan Kampung Sukatani, Kampung Tenjolaya, Kampung Sukasari, Kampung Sukajadi, Kampung Lebak Kesik, hingga Kampung Mekarjaya. Setiap hari, jalan ini digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, mengakses layanan kesehatan, hingga menjalankan aktivitas ekonomi.
Kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama itu semakin parah saat musim hujan. Lubang-lubang dengan kedalaman sekitar 30 sentimeter tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara. Akibatnya, kecelakaan, terutama yang melibatkan kendaraan roda dua, kerap terjadi. Bahkan kendaraan roda empat sering mengalami kesulitan melintas.
Warga mengaku selama ini perbaikan hanya dilakukan secara swadaya dengan menimbun bagian jalan yang rusak. Namun upaya tersebut tidak mampu bertahan lama karena kondisi jalan terus mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas penggunaan dan faktor cuaca.
Selain mengancam keselamatan, rusaknya jalan juga berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Distribusi hasil panen seperti padi, palawija, dan hasil perkebunan menjadi terhambat. Tidak sedikit kendaraan pengangkut hasil pertanian yang enggan masuk ke desa karena kondisi jalan yang sulit dilalui, sehingga harga jual hasil panen masyarakat ikut menurun.
Kepala Desa Sukatani, H. Hilman Multajim, mengatakan bahwa pemerintah desa telah berulang kali mengusulkan perbaikan jalan kepada pemerintah daerah. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai pelaksanaan pembangunan.
"Kami menyadari kemampuan anggaran desa sangat terbatas sehingga tidak memungkinkan membangun jalan ini secara menyeluruh. Usulan sudah kami sampaikan ke pemerintah kabupaten maupun provinsi, tetapi belum ada kepastian. Oleh karena itu kami memohon perhatian Bapak Presiden Republik Indonesia, Kementerian PUPR, dan DPR RI agar ruas jalan ini dapat menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Pusat," ujar H. Hilman Multajim, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, perbaikan jalan tersebut merupakan kebutuhan yang sangat mendesak karena menyangkut keselamatan masyarakat sekaligus kelangsungan roda perekonomian desa.
Masyarakat Desa Sukatani berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret. Mereka menilai pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya akan meningkatkan akses transportasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Warga berharap aspirasi yang telah lama disampaikan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga jalan utama Desa Sukatani dapat kembali berfungsi dengan layak dan aman untuk dilalui. ( Irfan / Red )

Justicepost 









