Pembangunan Ruang Laboratorium Computer SDN Sukasari 1 PuloSari Dalam Pelaksanaannya diduga abaikan APD
justice-post.com Pandeglang-Banten/ Pembangunan Ruang laboratorium komputer SDN Sukasari 1 kecamatan Pulosari Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Infrastruktur pendidikan di Indonesia merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kwalitas pendidikan. Namun, dalam beberapa kasus, proses pembangunan tersebut seringkali di warnai dengan permasalahan yang dapat membahayakan keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar.
Proyek pembangunan Ruang laboratorium komputer SDN Sukasari 1, dengan anggaran Rp 204.500700 yang dikerjakan oleh CV Putra Karya buana, disinyalir mengabaikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Belum lagi dalam pengadukan material semen pasir tidak memakai Dolak yang berfungsi untuk mengukur proporsi campuran beton, memastikan ukuran semen, pasir, dan batu sesuai dengan standar yang diinginkan. Sehingga dalam pekerjaan tersebut dalam segi kualitas dan kuantitasnya patut di pertanyakan.

Warga sekitar khawatir akan keselamatan pekerja dan meminta pihak terkait untuk segera memperbaiki kondisi kerja di proyek tersebut. Kondisi ini memicu ke khawatiran akan potensi kecelakaan kerja yang dapat membahayakan pekerja dan siswa di sekolah.
Terpantau langsung oleh lensa kamera media, bahwa pekerja benar tidak menggunakan alat perlengkapan pelindung diri. Saat di konfirmasi via pesan WhatsApp pihak pelaksana mengatakan." Sedang ada kegiatan sedang ada di luar.
"Di Pandeglang, saya mau keluar dulu pak, ujar Pelaksana kegiatan. Kamis (10/7/25).
Pihak dinas terkait diharapkan dapat melakukan pengawasan ketat dan memastikan penerapan K3 yang memadai untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Raeynold Kurniawan ketua GWI Gabungnya wartawan Indonesia DPC Pandeglang mengatakan." Dalam hal ini kami tidak menyalahkan para pekerja tapi yang pasti dalam pekerjaan tersebut harusnya ada pihak pengawas baik dari pelaksana atau dari dinas dan konsultan pengawas,lalu kemana saja mereka selama ini,Dan bila dalam pekerjaan tersebut tidak sesuai KAK dan terjadi hal-hal yang tak di inginkan misalnya" kecelakaan kerja dan berakibat fatal karena tak menggunakan K3 tentu saja itu semua karena lemahnya ke pengawasan.Jadi kepada pihak dinas terkait agar tanggap sebelum hal-hal yang di inginkan terjadi,panggil mereka berikan teguran keras tutupnya.
Red.











