Tiga Orang Warga Kampung Huntap Tak Terima Wajahnya Di Pampang Dalam Pemberitaan Disalah Satu Media Tanpa Ijin.

Tiga Orang Warga Kampung Huntap Tak Terima Wajahnya Di Pampang Dalam Pemberitaan Disalah Satu Media Tanpa Ijin.

Pandeglang-Banten/Media memiliki banyak fungsi, di antaranya:Menyampaikan informasi: Media dapat menyampaikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat. Menyalurkan ide dan gagasan: Media dapat menjadi sarana untuk menyampaikan ide dan gagasan kepada masyarakat. 
Menyampaikan pendidikan: Media dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Menyampaikan hiburan: Media dapat digunakan untuk menghilangkan rasa penat dan mengalihkan perhatian dari ketegangan sosial. 
Mengawasi kegiatan: Media dapat digunakan untuk mengawasi berbagai kegiatan. Membentuk opini publik: Media memainkan peran penting dalam membentuk opini publik. 
Menyebarkan berita: Media dapat menyebarkan berita dan informasi penting kepada masyarakat. Branding: Media sosial dapat digunakan untuk membangun citra di mata banyak orang. Motivatif: Media dapat memberikan dorongan kepada penerima pesan untuk melakukan suatu hal.

Tapi dalam mempublikasikan suatu berita dan memasang fhoto seseorang juga media harus mematuhi aturan dan mekanisme yang berlaku.Memublikasikan foto orang tanpa izin melanggar hak cipta dan hak privasi. Tindakan ini bisa dikenakan tanggung jawab sipil, seperti ganti rugi atau permintaan penghentian tindakan. 
Tanggung jawab sipil 
Mengajukan permintaan penghapusan foto kepada perusahaan yang mengoperasikan media sosial tempat foto tersebut diposting
Berkonsultasi dengan pengacara untuk mempertimbangkan tindakan hukum.

Hal ini disesalkan dan di kecam oleh tiga orang warga  Kampung Huntap, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten,15/3/2025 yang wajahnya di Pampang dalam salah satu media online terkait dengan penggunaan mainan tembakan sepirtus dan petasan oleh anak-anak di Kampung Huntap.Para warga pun memberi masukan arahan kepada Kanah,Jangan sampai mencaci anak kecil apalagi bawa-bawa orang tuanya dengan bahasa tidak terpuji dan akibat kejadian itu pihak Kanah dan suaminya diduga marah-marah dan mengambilnya fhoto tanpa ijin dan kini malah naik berita di salah satu media online

Roni selaku ketua pemuda kampung huntap mengatakan."Saya tak terima pak masa fhoto saya di Pampang di pemberitaan,mana saya tak pakai baju hanya celana pendek saja ungkapnya.

Esih yang fhotonya pun ikut di Pampang dalam pemberitaan media online tersebut mengatakan."Saya juga tak terima pak fhoto saya dipasang dalam pemberitaan tersebut,saya pakai baju daster pak,di fhoto kena sinar matahari jadi dalam fhoto tersebut terkesan terlihat lekuk badan saya,harusnya itu wartawan ijin dulu dong jangan main sembunyi-sembunyi fhotoin saya dan kalo sudah terbit beritanya seperti ini kan saya yang dirugikan ujarnya.

Sama halnya dengan yang diucapkan oleh Kanah warga kampung huntap."Dalam hal ini fhoto saya juga dipampang di pemberitaan tersebut kami tak terima karena tak ijin sama sekali dengan kami.dan kami minta agar pihak Media tersebut bertanggung jawab ucapnya.

Reporter: M.Sutisna.