M.Sutisna Timsus 99 Grib Jaya Angkat Bicara Terkait Dugaan Menu MBG Yang Dibagikan Oleh Mitra Dapur MBG Tidak Sesuai Standar Yang Ditetapkan.
Pandeglang-Banten / Berdasarkan informasi yang di himpun dari berbagi elemen dan juga hasil penelusuran ditemukan bahwa makanan yang di salurkan dari masing masing dapur MBG khususnya Diwilayah Provinsi Banten, terhadap para siswa di duga tidak memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah.
Tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap terbaik dirancang oleh pemerintah Indonesia melalui Badan Gizi Nasional (BGN), yang secara resmi dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 83 Tahun 2024 dan mulai beroperasi intensif pada awal 2025. Sistem ini mengedepankan pendekatan terpusat pada kebijakan, namun terdesentralisasi pada operasional (dapur umum) untuk menjamin keamanan pangan dan efisiensi.
Namun Fakta di lapangan berdasarkan dari sejumlah sumber dari masing Plosok daerah khusus wilayah provinsi Banten bahwa makanan yang di salurkan melewati Mitra dapur MBG, terhadap anak anak sekolah,di duga tidak sesuai dengan yang di rancang oleh pemerintah,
Temuan di lapangan, menemukan sejumlah fakta dari mulai makanan yang diduga tidak sesuai standar harga , sampai ada kwalitas yang di duga tidak layak konsumsi.
Berdasarkan informasi dan temuan yang merujuk kepada sebuah fakta pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur MBG, Jangan sampai uang negara yang di programkan untuk MBG,di manfaatkan oleh para oknum nakal,
Yang tidak bertanggung jawab.
M.Sutisna dari Timsus 99 Grib Jaya Banten angkat Bicara." Tujuan utama program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah meningkatkan kualitas SDM Indonesia, mencegah stunting, dan mengatasi malnutrisi pada anak, ibu hamil, serta menyusui melalui pemenuhan gizi sesuai standar AKG. Program ini juga meningkatkan fokus belajar, kesehatan fisik, dan memberdayakan ekonomi lokal, Tujuan mulia dari pemerintah tersebut jangan dijadikan ajang memperkaya diri oleh para oknum-oknum yang tak bertanggung jawab, Dan kami berharap kepada bapak presiden agar turunkan Tim khusus untuk evaluasi penyaluran menu MBG dibawah yang diduga banyak sekali yang tak sesuai juklak-juklis yang sudah ditentukan pungkasnya.
Isak











