Beberapa Wartawan Kurang Puas Pada Acara Konferensi Pers Dari Kantor Hukum Erlangga & Co, Terkait Dugaan Toko Emas Sinar Banten Menjual Emas Palsu.
Justice-post.com, Pandeglang, Banten | Tim kuasa hukum Toko Emas Sinar Banten Ayi Erlangga & co mengelar Konferensi Pers untuk mejelaskan bahwa Terkait ramainya pemberitaan hingga bergulir aksi demo yang menyebut Toko Emas Sinar Banten Labuan, Kabupaten Pandeglang, menjual emas palsu tim kuasa hukum dari Ayi Erlangga & co menyebut bahwa hal itu tidak benar alias hoax.Tapi sialnya dalam Acara tersebut disinyalir beberapa awak media merasa di telantarkan.

Salah satu pewarta dari salah satu media online inisial (J) mengatakan. "Kami jauh jauh memenuhi undangan konferensi pers tersebut yang bertepatan bulan puasa, dan saat buka puasa kami tidak beri untuk buka puasa. Tapi anehnya yang lain ada yang makan dan ngopi ujarnya.

Lanjut (J) mengatakan. "Kami merasa hal ini tidak adil karena apa bedanya kami dengan mereka dan bukan saya saja yang merasa disisihkan masih banyak rekan-rekan dari wartawan juga yang tak kebagian konsumsi makan minum, padahal ini bulan puasa dan Acara tersebut saat buka puasa jadi kami merasa ini seperti pilih kasih. Dan kami faham acara tersebut diduga untuk melakukan atau mencari kebenaran terkait toko emas tersebut dan memanggil pihak media agar muncul pemberitaan, tapi kenapa kami seolah-olah hanya di manfaatkan saja, tutupnya.
Sampai berita ini diterbitkan pihak penyelenggara sendiri belum bisa ditemui untuk dimintai keterangannya (Raey/Red)











